Risalah Indah Hasan Al Banna – Dakwah Ikhwanul Muslimin

Bismillah,

Tulisan ini adalah sebuah risalah tentang tujuan, latar belakang, dan metode dakwah Ikhwanul Muslimin yang ditulis oleh imam Hasan Al Banna.

Mashaa Allah, begitu indah. Silahkan dinikmati.

Keterusterangan

Kami ingin berterus terang kepada semua orang tentang tujuan kami, memaparkan dihadapan mereka metode kami, dan membimbing mereka menuju dakwah kami. Di sini tidak ada yang samar dan remang-remang. Semuanya terang. Bahkan lebih terang dari sinar mentari, lebih cerah dari cahaya fajar, dan lebih benderang dari putihnya siang.

Kesucian

Kami juga ingin agar umat kami –dan kaum muslimin semua adalah umat kami–mengetahui bahwa Ikhwanul Muslimin membawa misi dakwah yang bersih dan suci; bersih dari ambisi pribadi, bersih dari kepentingan dunia, dan bersih dari hawa nafsu. Ia terus berlalu menapaki jalan panjang kebenaran yang telah digariskan Allah subhanahu wa ta’ala. Dalam firman-Nya,

“Katakanlah, ‘inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujah yang nyata.’ Mahasuci Allah, dan aku tidak termasuk orang-orang yang musyrik.”
(Yusuf : 108) 

Kami tidak mengaharapkan sesuatu pun dari manusia; tidak mengharap harta benda atau imbalan yang lainnya, tidak juga popularitas, apalagi sekedar ucapan terima kasih. Yang kami harap hanyalah pahala dari Allah, Dzat yang telah menciptakan kami.

Kasih Sayang 

Betapa inginnya kami agar umat ini mengetahui bahwa mereka lebih kami cintai dari pada diri kami sendiri. Kami berbangga ketika jiwa-jiwa kami gugur sebagai penebus bagi kehormatan mereka, jika memang tebusan itu yang diperlukan. Atau menjadi cita mereka, jika memang itu harga yang harus dibayar. Tiada sesuatu yang membuat kami bersikap seperti ini selain rasa cinta yang telah mengharu-biru dihati kami, mengusai perasaan kami, memeras habis air mata kami, dan mencabut rasa ingin tidur dari pelupuk mata kami. Betapa berat rasa dihati ketika kami menyaksikan bencana yang mencabik-cabik umat ini, sementara kita hanya sanggup menyerah pada kehinaan dan pasrah oleh keputusasaan.

Sungguh, kami berbuat di jalan Allah untuk kemaslahatan seluruh manusia, lebih banyak dari apa yang kami lakukan untuk kepentingan diri kami. Kami adalah milik kalian wahai saudara-saudara tercinta. Sesaat pun kami tak akan pernah menjadi musuh kalian.

Semua Keutamaan Hanyalah Milik Allah 

Andaikan yang kami lakukan ini adalah sebuah keutamaan, maka kami sama sekali tidak menganggap itu keutamaan diri kami. Kami hanya percaya pada firman Allah subhanahu wa ta’ala,

“Sebenarnya Allah, Dia-lah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan menunjuki kamu kepada keimanan jika kamu adalah orang-orang yang benar.”
(Al-Hujurat: 17)

Kami sering mengangankan –andaikan angan-angan itu bermanfaat– bahwa suatu saat tersingkaplah isi hati kami dihadapan penglihatan dan pendengaran umat ini. Kami hanya ingin mereka menyaksikan sendiri: adakah sesuatu dalam hati ini selain kecintaan yang tulus, rasa kasih yang dalam, serta kesungguhan kerja guna mendatangkan manfaat dan kebaikan bagi mereka? Adakah sesuatu dalam hati ini selain lara dan perih atas musibah yang menimpa mereka?

Namun biarlah, cukup bagi kami keyakinan bahwa Allah swt. mengetahui itu semua. Hanya Dia-lah yang menanggung kami dengan bimbingan-Nya dalam langkah-langkah kami. Di tangan-Nya-lah berada semua kunci dan kendali hati manusia. Siapa yang ia sesatkan maka tak akan ada yang dapat menunjukinya, dan siapa yang ia tunjuki maka tak akan ada yang dapat menyesatkannya. Cukuplah Dia bagi kami. Dia-lah sebaik-baik tempat bergantung. Bukankah hanya Allah yang mencukupi kekurangan hamba-Nya?

Sumber: http://www.islamedia.co/2014/10/hasan-al-banna-empat-golongan-obyek.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s