11 Poin Penting Untuk Para Pencari Nafkah Keluarga

Bismillah, Assalamualaikum,

Jenuh, resah, bosan, bimbang, dan di-php-in mungkin hanya sebagian kecil dari keluhan para pencari nafkah baik itu pekerja kantoran ataupun wirausahawan. Namun, tahukah Anda apa hakikat bekerja menurut Allah Sang Maha Pemurah? Apakah sekedar mendapatkan uang? Atau menjemput rizqi semata?

Berikut ini Secarik Renungan Buat Para Pencari Nafkah Keluarga :

✏”Mungkin kau tak tahu dimana rizqimu. Tapi rizqimu tahu dimana engkau. Dari langit, laut, gunung, & lembah; Rabb memerintahkannya menujumu.

✏Allah berjanji menjamin rizqimu. Maka melalaikan ketaatan padaNya demi mengkhawatirkan apa yang sudah dijaminNya adalah kekeliruan berganda.

✏Tugas kita bukan mengkhawatirkan rizqi atau bermuluk cita memiliki; melainkan menyiapkan jawaban “Dari Mana” & “Untuk Apa” atas tiap karuniaNya.

✏Betapa banyak orang bercita menggenggam dunia; dia alpa bahwa hakikat rizqi bukanlah yang tertulis dalam angka; tapi apa yang dinikmatinya.

✏Betapa banyak orang bekerja membanting tulangnya, memeras keringatnya; demi angka simpanan gaji yang mungkin esok pagi ditinggalkannya (mati).

✏Maka amat keliru jika bekerja dimaknai mentawakkalkan rizqi pada perbuatan kita.

✏Bekerja itu bagian dari ibadah. Sedang rizqi itu urusan-Nya. Kita bekerja untuk bersyukur, menegakkan taat & berbagi manfaat. Tapi rizqi tak selalu terletak di pekerjaan kita, Allah taruh sekehendak-Nya.

✏Bukankah Hajar berlari 7x bolak-balik dari Shafa ke Marwa; tapi Zam-zam justru terbit di kaki Ismail, bayinya!!

✏Ikhtiar itu laku perbuatan. Rizqi itu kejutan. Ia kejutan untuk disyukuri hamba bertaqwa; datang dari arah tak terduga. Tugas kita cuma menempuh jalan halal; Allah lah yang melimpahkan bekal.

✏Sekali lagi; yang terpenting di tiap kali kita meminta & Allah memberi karunia, jaga sikap saat menjemputnya & jawab soalanNya, “Buat apa?”
Betapa banyak yang merasa memiliki manisnya dunia,lupa bahwa semua hanya “hak pakai” yang halalnya akan dihisab & haramnya akan diadzab.

✏Dengan itu kita mohon “Ihdinash Shirathal Mustaqim”; petunjuk ke jalan orang nan diberi nikmat ikhlas di dunia & nikmat ridhaNya di akhirat. Bukan jalannya orang yg terkutuk apalagi jalan orang yang tersesat.

💐 Maka segala puji hanya bagi Allah; hanya dengan nikmatNya-lah maka kesempurnaan menjadi paripurna”.

Wassalaamualaikum.

Sumber: broadcast Whatsapp

Advertisements

3 thoughts on “11 Poin Penting Untuk Para Pencari Nafkah Keluarga

  1. Serangkai ungkapan kata yang mengingatkan akan karunia-Nya yang tak terhitung, namun tak disadari dan akhirnya juga sering tidak kita syukuri, terima kasih sdh berbagi postingan ini…

    Salam…

    Like

  2. “Bekerja itu bagian dari ibadah. Sedang rizqi itu urusan-Nya. Kita bekerja untuk bersyukur, menegakkan taat & berbagi manfaat. Tapi rizqi tak selalu terletak di pekerjaan kita, Allah taruh sekehendak-Nya.”
    Menohok sekali kalimat ini 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s