Jangan Seperti Mengumpulkan Harta Disebuah Tas Yang Berlubang

Bismillah,

Sahabatku…

Engkau memperbaiki wudhu’mu namun dengan cara berlebihan dalam menggunakan airnya,

Engkau bersedekah kepada orang yg kau anggap layak diberikan namun engkau merendahkan dan menyakiti perasaan dan hatinya,

Engkau shalat malam, puasa di siang hari, mematuhi Rabbmu namun engkau memutuskan tali silaturrahim,

Engkau berpuasa dan bersabar menahan lapar dan dahaga namun lisanmu dengan mudah melaknat dan mencela.

Engkau menggunakan pakaian serba longgar dan berlapis menutupi kepala dan badanmu namun tdk sedikit pun engkau menjaga lisan dan sikapmu untuk lebih menghormati orang lain.

Engkau muliakan tamu namun saat dia keluar engkau meng’ghibahinya dan menyebut keburukan-keburukannya,

Jangan kumpulkan kebaikan-kebaikanmu di sebuah kantong yang berlubang…

Engkau mengumpulkannya dengan susah payah namun dengan mudahnya kebaikanmu berguguran karena perbuatanmu sendiri tanpa kau sadari. . .

Hingga akhirnya rahmat dari kebaikan-kebaikan yg kita lakukan itu hilang tak berbekas, seperti buih diterpa air laut. . .habis.

Sedangkan kita sendiri tak tahu berapa banyak kah yg telah terkumpul untuk bekal kita di hari akhir nanti. . .

semoga ini bisa menjadi pengingat bagi kita semua atas apa yg kita telah lakukan sepanjang hari

Anggap lah orang lain lebih baik dari diri kita sendiri, agar kita selalu menghormati dan menghargainya dan agar kita selalu belajar lebih bersikap mulia kepada sesama.

Semoga Bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s